Selasa, 21 Februari 2017

JENIS-JENIS GRAFFITI


Hello guys! Ini post kedua saya, kali ini saya akan membagikan pengetahuan saya kepada para graffitier atau yang pengen jadi graffitier atau yang nggak minat sekalipun. Seorang pemula graffiti pasti harus tau dong tentang jenis-jenis graffiti sebelum dia mulai menggambar. Sebenarnya saya juga seorang pemula kok, belum pernah nge-graffiti di tembok, kebanyakan sih di kertas, dan mungkin di post saya selanjutnya, saya akan membagikan cara-cara menggambar graffiti dengan baik dan benar. Okay, saya rasa curhat saya sudah cukup. Mari kita lihat jenis-jenis graffiti berdasarkan bentuknya :

1. Bubble
Graffiti bubble adalah  tulisan atau font graffiti yang berbentuk seperti gelembung-gelembung. Biasanya font ini yang paling mudah untuk di pelajari.


2. Throw up
Throw up adalah graffiti yang berpenampilan/bercorak warna yang sederhana. Warna yang digunakan biasanya hanya 1-3 warna saja. Bentuknya pun tergolong sederhana. Biasanya para pemula mempelajari graffiti jenis ini dahulu sebelum mulai ke jenis graffiti selanjutnya.


3. Roll up
Throw up adalah grafiti yang berpenampilan/bercorak warna hitam dan putih saja. Grafiti jenis ini biasanya di gambar pada kertas. Penggambarannya bisa menggunakan pensil/pulpen/drawing pan.



4. Stencil
Graffiti stencil merupakan gambar yang dibuat menggunakan cetakan atau mal(penggaris untuk digunakan membuat graffiti, bisa terbuat dari karton/triplek),  kemudian dicat atau disemprot dengan cat semprot.


5. Wildstyle
Wildstyle merupakan golongan graffiti yang paling sulit dibaca, biasanya hanya pembuat dan beberapa orang yang bisa membacanya. Graffiti jenis ini memerlukan banyak warna agar tampilan semakin menarik.
 

6. 3D 
3D adalah jenis graffiti yang bias dilihat dari 3 arah. Efek 3D bias membuat gambart terlihat timbul tetapi ketika di sentuh ternyata hanya gambar. Butuh kreatifitas tinggi untuk membuat graffiti jenis ini.


7. Mural
Mural seperti graffiti tapi mural hanya melukis character atau benda hidup. Sebagian mural biasanya memuat pesan moral. 




Itulah jenis-jenis graffiti yang saya ketahui menurut bentuknya. Sekian pembagian ilmu dari saya, kritik dan saran di harapkan, semoga bermanfaat dan jangan lupa coment atsa kesannya ya. Sekian dan terimakasih.

Jumat, 10 Februari 2017

CARA MEMBUAT JEANS ROBEK

Hai, ini blogger pertama saya. kali ini saya akan berbagi tips tampil modis dengan kreatifitas. Langsung saja, chek it out.



Alat-alat yang diperlukan :
1.      Kertas Amplas
2.      Satu buah celana jeans
3.      Gunting/Cutter/Pisau tajam
4.      Batu Bata
5.      Pensil/Spidol

Langkah-langkah :
1.      Ambil sebuah celana jeans yang sudah anda siapkan. Jika hasil robekannya ingin memuaskan pilihlah jeans yang berwarna terang, sehingga hasil robekannya terlihat alami. Anda bisa membeli jeans bekas di pasar loak untuk penghematan, dan jangan lupa untuk mencucinya terlebih dahulu agar kuman yang ada di dalam jeans hilang, karena setelah dirobek jeans tidak boleh di cuci karena akan merusak robekannya menjadi lebih besar.
2.      Pakai jeans tersebut, lalu dengan pensil/spidol tandai bagian mana yang akan anda robek, jangan merobek jeans terlalu atas, kecuali jika anda ingin celana dalam anda terlihat.
3.    Jika sudah, lepas jeans, dan gosok bagian yang sudah anda tandai tadi dengan kertas amplas, hal ini dilakukan agar serat yang akan anda sobek nanti berumbai dan terlihat lebih alami. Gosokan hingga ketebalan jeans menurun pada bagian yang akan anda sobek.
4.      Jika dirasa sudah agak tipis, masukan batu bata kedalam jeans tadi, dan taruh pada bagian yang ingin di sobek tadi, kecuali jika anda ingin merobek bagian depan dan belakangnya sekaligus, penggunaan batu bata akan membuat robekan jeans lebih kasar dan terlihat alami, tetapi bisa diganti dengan sepotong kayu atau tumpukan majalah yang sudah tidak terpakai.
5.      Lalu, ambil gunting/cutter/pisau yang tajam untuk hasil yang maksimal. Pastikan anda menggunakan peralatan yang tajam agar hasil juga lebih maksimal, dan berhati-hatilah dalam menggunakannya.
6.      Mulai buatlah lubang pada bagian-bagian tadi, jangan merobeknya terlalu lebar, gunakan tangan anda untuk membuat lubang lebih lebar, jika anda ingin robekannya tidak menjadi besar jahitlah disekitar robekan tadi dengan benang yang hampir sama dengan warna jeans.
7.      Jika semua bagian tadi sudah anda robek, celana jeans robek siap dipakai.